Pemanfaatan Instagram dan TikTok sebagai Media Komunikasi Digital dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing (BIPA): Sebuah Kajian Pustaka dan Analisis Isi
DOI:
https://doi.org/10.33751/jpsik.v10i1.83Keywords:
BIPA, digital learning, instagram, social media, TikTokAbstract
The development of social media opens up new opportunities in language learning, including Indonesian for Foreign Speakers (BIPA). Instagram and TikTok have the potential to become complementary learning media that are multimodal, flexible, and interactive. This study aims to analyze the use of the two platforms in supporting the development of listening, reading, speaking, and writing skills of BIPA learners. The research uses a qualitative approach with literature study methods and content analysis techniques. The data in the form of 15 scientific articles were selected objectively based on the criteria of relevance to technology-based language learning and BIPA, published in the 2021–2025 range, and came from SINTA, Scopus, and other trusted academic journals. Data was collected through Google Scholar, Scopus, and SINTA searches. The analysis was carried out through the stages of data reduction, categorization, synthesis, and drawing conclusions to identify patterns of social media use in BIPA learning. The results show that Instagram is effectively used to present Indonesian vocabulary, grammar, and culture through structured visual content, while TikTok supports the development of productive skills through content creation, short videos, and digital collaboration. Both platforms have been shown to increase learning motivation, learner engagement, and exposure to the use of authentic language. However, its use requires systematic pedagogical planning to be in harmony with learning achievements. This study concludes that Instagram and TikTok have great potential as complementary media for BIPA learning when combined with the right pedagogical strategy.
References
Ahen, C. N. A. P., Ikhsanudin, I., & Rosnija, E. (2025). Penggunaan TikTok untuk pembelajaran bahasa Inggris dalam pendidikan formal Indonesia: Tinjauan literatur sistematis. Jurnal Studi Bahasa dan Sastra, 5(4), 889–904. https://doi.org/10.36312/yz1k8196
Asyari, M., Jumadi, & Dewi, D. W. C. (2024). Pemanfaatan media sosial Instagram sebagai media pembelajaran bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya, 3(4), 9–20. https://doi.org/10.55606/jpbb.v3i4.4466
Budiawan, R. Y. S., Mualafina, R. F., Ulfiyani, S., & Mukhlis, M. (2024). Peningkatan kompetensi sosiolinguistik melalui digital flipped classroom: Studi kasus pembelajaran bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua. Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. https://doi.org/10.19105/ghancaran.vi.21605
De Matta, S. M. S., Ibaite, X. A., Revistual, N. A. S., & Fajardo, D. F. (2023). Pengaruh video pengajaran bahasa Inggris TikTok terhadap pemerolehan bahasa kedua pembelajar sekolah dasar. Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra dan Budaya, 10(2). https://doi.org/10.33541/dia.v10i2.5391
Escamilla-Fajardo, P., Alguacil, M., & López-Carril, S. (2021). Memasukkan TikTok dalam pendidikan tinggi: Perspektif pedagogis dari kursus ilmu olahraga ekspresi kopral. Journal of Hospitality, Leisure, Sport & Tourism Education, 28,100302. https://doi.org/10.1016/j.jhlste.2021.100302
Harahap, S. H. (2024). Analisis penggunaan aplikasi Tandem sebagai media pembelajaran BIPA untuk penutur bahasa asing. Ilmu Holistik, 4(2),200–204. https://doi.org/10.56495/hs.v4i2.588
Hartono, W. J., Ramadhan, S., Tiarina, Y., & Oktadela, R. (2025). Menjelajahi potensi dan keterbatasan pedagogis TikTok dalam pembelajaran bahasa. Jurnal Studi Bahasa dan Sastra, 6(1). https://doi.org/10.36312/jolls.v6i1.4086
Hu, H., & Du, K. (2022). TikTok dalam pembelajaran bahasa Inggris dengan bantuan perangkat seluler: Sebuah studi eksplorasi. Jurnal Internasional Teknologi Informasi dan Pendidikan, 12(12),1364–1370. https://doi.org/10.18178/ijiet.2022.12.12.1755
Hug, T. (2005). Pembelajaran mikro dan narasi: Menjelajahi kemungkinan pemanfaatan narasi dan bercerita untuk perancangan "unit mikro" dan pengaturan pembelajaran mikro didaktik. Dalam D. Burgos, N. Brouns, J. Kurti, & M. Specht (Eds.), Prosiding Media in Transition 4: The Work of Stories. Massachusetts Institute of Technology (MIT).
Irawan, W. D., Mendes, C., & Alves, L. (2025). Peran platform media sosial seperti TikTok dan Instagram dalam pembelajaran bahasa dan budaya informal. Jurnal Internasional Bahasa dan Pembelajaran Ubiquitous, 3(5), 260–269. https://doi.org/10.70177/ijlul.v3i5.2840
Ishaq, K., Mat Zin, N. A., Rosdi, F., Jehanghir, M., Ishaq, S., & Abid, A. (2021). Pembelajaran bahasa berbasis gamifikasi dan bantuan mobile: Tinjauan literatur sistematis. PeerJ Computer Science, 7, e496. https://doi.org/10.7717/peerj-cs.496
Kress, G., & van Leeuwen, T. (2001). Wacana multimodal: Modus dan media komunikasi kontemporer. Arnold; Oxford University Press.
Lee, Y.-J. (2023). Kemampuan pembelajaran bahasa melalui Instagram dan TikTok. Inovasi dalam Pembelajaran dan Pengajaran Bahasa, 17(2), 408–423. https://doi.org/10.1080/17501229.2022.2051517
Mahaputri, R. A., Emilia, E., Kurniawan, E., & Suwarno. (2025). Instagram untuk pembelajaran antar budaya: Sebuah cetak biru di era bahasa Inggris global. Bahasa dan Komunikasi Antarbudaya, 25(1),142–155. https://doi.org/10.1080/14708477.2024.2307596
Mustofa, I., Priyadharma, SW, & Rahmawan, D. (2025). Penyampaian pesan edukatif mengenai isu fast fashion oleh akun TikTok @dosen_fashyun.Jurnal Penelitian Sosial Ilmu Komunikasi 9 (1), 11–20. http _https://doi.org/10.33751/j
Ningsih, R. Y., Rafli, Z., & Boeriswati, E. (2021). Kreativitas linguistik mahasiswa bahasa Indonesia untuk penutur asing (BIPA) pada tingkat morfologi, sintaksis, dan semantik. Lingua Cultura, 15(2), 199–206. https://doi.org/10.21512/lc.v15i2.7613
Omar, N. A., Hassan, H., Ali, M. H., Shah, M. M., Abdullah, N. A. T., & Rahman, N. S. A. (2022). Potensi fitur utama TikTok sebagai strategi pedagogis untuk kelas ESL. Sustainability, 14(24), 16876. https://doi.org/10.3390/su142416876
Rosyidah, D. A., & Ahnaf, F. H. (2024). Analisis TikTok sebagai media pembelajaran berbasis microlearning pada pembelajaran bahasa Indonesia. Jurnal Penelitian Inovatif. https://doi.org/10.54082/jupin.1531
Sari, I. R. Y., Maulidah, Y., Puspitasari, N. K., Jaja, J., & Kurnia, M. D. (2024). Pemanfaatan aplikasi TikTok pada pembelajaran bahasa Indonesia bagi pengguna asing. Jubah Raja: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran, 3(1), 125–132. https://doi.org/10.30734/jr.v3i1.4121
Sari, Y. M. (2025). Analisis wacana media sosial sebagai sumber otentik pembelajaran BIPA: Meneliti potensi Instagram sebagai bahan terbuka dan konteks belajar. Prosiding Seminar Nasional Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (SEBIPA), 1(1), 431–438. Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.
Shadiev R., Yu, J., & Sintawati, W. (2021).Menjelajahi dampak aktivitas pembelajaran yang didukung oleh teknologi video 360 derajat pada pembelajaran bahasa, pengembangan kompetensi komunikatif antarbudaya, dan berbagi pengetahuan.Frontiers in Psychology,12,766924. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2021.766924
Solikhah, A. A., & Nurlina, L. (2024). Pemanfaatan media digital pada pembelajaran BIPA: Sebuah kajian sastra. Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra, 11(1), 63–72. https://doi.org/10.30595/mtf.v11i1.20746
Subarkah, B.A., & Nurlina, L. (2024). Penguasaan kosa kata pembelajaran BIPA melalui media sosial bertema kuliner lokal Indonesia. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI), 2(1),255–265. https://doi.org/10.62017/jppi.v2i1.2625
Wijayanti, R.N. (2024). Analisis kesalahan pelafalan bahasa Indonesia pada pembelajaran BIPA pada video Instagram @bipakemdikbud. Sarasvati, 6(2). https://doi.org/10.30742/sv.v6i2.3899
Yuliasari, I., Mbooh, M., Kesyariani, N., Yudha, A., & Nuraida. (2025). Strategi komunikasi akun Instagram @rahasiagadis dalam pemberdayaan perempuan muda: Analisis uses and gratifications dan model RACE. Jurnal Penelitian Sosial Ilmu Komunikasi, 9(2), 107–115. https://doi.org/10.33751/jpsik.v9i2.33
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Penelitian Sosial Ilmu Komunikasi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.








